Sebelum Ayam Jantan Berkokok di Tahun 2018, Peradilan Agama Se-Banten harus sudah upgrade SIPP Versi 3.2.0

 BANTEN, 13-12-2017 – Sejalan dengan amanat Ketua Mahkamah Agung RI untuk melaunching SIPP Versi 3.2.0 dalam acara peluncuran Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) dan penyerahan Sertifikasi Penjaminan Mutu kepada Empat Lingkungan Peradilan, pada tanggal 29 November 2017 di Makassar, Ketua Pengadilan Tinggi Agama Banten (Drs. H. Ahmad, S.H., M.H.) segera menyelenggarakan Rapat Koordinasi bersama Tim Satgas SIPP, Kasubbag dan Admin IT Se-Wilayah PTA Banten, Rabu 13 Desember 2017 di Ruang Rapat Pimpinan.

 Dalam pertemuan yang difokuskan untuk Sosialisasi dan Latihan Proses Update SIPP Versi 3.2.0. tersebut, Ahmad menyampaikan agar sebelum ayam jantan berkokok di Tahun 2018, seluruh satker peradilan agama harus sudah mengupdate SIPP versi terbaru. Sejak pertama kali dilaunching pada Mei 2016, Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) terus dimutakhirkan.

 Sebenarnya, apa saja fitur baru yang disematkan di SIPP Versi 3.2.0? Setidaknya ada empat fitur utama di SIPP versi terkini yang tidak ada pada versi sebelumnya, yaitu : Fungsi Template Persidangan, Fungsi Delegasi Online, Fungsi Integrasi dengan SIAP MA dan Direktori Putusan, dan Fungsi Register Diversi.

 Penambahan Fungsi Template hingga 470 template baru meliputi template data persidangan yang berfungsi menampung Jawaban Tergugat, Replik, Duplik, Bukti Surat, Keterangan Saksi, Kesimpulan Penggugat dan Tergugat, Relaas Panggilan, Berita Acara Sidang, Putusan dan lainnya.

 Fungsi Delegasi Online Menu Delegasi Online yang ditanamkan di SIPP Versi 3.2.0 berbeda dengan fungsi sejenis yang ada pada versi-versi sebelumnya. Jika pada versi terdahulu, fungsi delegasi online mengharuskan sinkronisasi untuk pengiriman delegasi relaas dari satu pengadilan ke pengadilan lain, maka pada Versi 3.2.0 sinkronisasi tidak lagi dibutuhkan karena relaas panggilan yang dikirim melalui menu tersebut akan otomatis terkirim ke pengadilan yang dituju.

 Fungsi Integrasi SIPP dengan SIAP MA dan Direktori Putusan akan memudahkan pengiriman data dan berkas elektronik dalam beberapa saat dari pengadilan tingkat pertama ke server di Mahkamah Agung khususnya untuk perkara yang dalam upaya hukum Kasasi/PK. Fasilitas integrasi ini secara otomatis akan menyajikan barcode, link putusan dari Direktori Putusan dan status putusan dari upaya hukum Kasasi dan PK.

 SIPP Versi 3.2.0 juga sudah terintegrasi dengan Direktori Putusan. Integrasi ini memudahkan proses unggah berkas putusan ke portal Direktori Putusan. Jika sebelumnya pegawai pengadilan harus buka alamat URL Direktori Putusan untuk meng-upload putusan, kini dengan SIPP versi terbaru tidak perlu lagi bekerja dua kali untuk unggah putusan tersebut.

 Sedangkan Fungsi Register Diversi ditambahkan untuk pencatatan terhadap perkara anak yang berhasil baik di tingkat penyidik, penuntut atau pengadilan seperti Register Anak belum 12 tahun, Register Anak Korban dan Saksi.

 Ahmad berharap, dengan penambahan 4 fitur tersebut, SIPP dapat meningkatkan kinerja peradilan agama demi lebih memudahkan proses manajemen penanganan perkara maupun untuk memenuhi harapan keterbukaan informasi publik.

 “Semangat! Semangat! Semangat!” ujarnya sebelum undur diri. (FFN)