Ketua PA Tangerang Melaksanakan Pembinaan, Terkait OTT di Pengadilan Negeri Bengkulu

Tangerang, 11 September 2017 – Ketua Pengadilan Agama Tangerang Dra. Hj. Muhayah, S.H., M.H. melaksanakan pembinaan, diluar pembinaan rutin yang selalu dilakukan setiap bulan sekali. Pembinaan tersebut dilaksanakan terkait operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan oleh KPK terhadap Hakim dan Panitera Pengganti Pengadilan Negeri Bengkulu yang imbasnya terhapa pimpinan.


Muhayah mengingatkan kepada para Hakim dan pegawai dalam melaksanakan tupoksi tidak hanya mengedepankan profesionalitas semata namun juga yang tidak kalah penting adalah integritas. Kode Etik dan Pedoman Perilaku Hakim  dan Kode Etik Panitera atau Jurusita agar benar – benar difahami dan dilaksanakan secara baik agar dapat terhindar dari penyimpangan – penyimpangan yang dapat merugikan lembaga dan pribadi. Beliau juga menghimbau Hakim atau aparatur lainnya untuk membatasi komunikasi dengan para pihak berperkara, komunikasi dengan pihak cukup dilakukan saat persidangan dan selebihnya dapat dilakukan dengan petugas meja informasi dan larangan untuk bertemu pihak serta memahami tata cara penerimaan tamu sebagaimana diatur pada SEMA Nomor 3 Tahun 2010 Tentang Penerimaan Tamu.  

Kejadian di Pengadilan Negeri Bengkulu merupakan peringatan keras bagi semua aparatur Pengadilan, terutama para pimpinan agar serius mengawasi dan memberikan pembinaan terhadap bawahannya  secara rutin (reguler) dan terus menerus (melakat) baik oleh pejabat struktural terhadap bawahan dan oleh pimpinan kepada seluruh aparat dibawahnya terkait kinerja dan perilaku aparatur peradilan sebagaimana diatur pada PERMA 8 tahun 2016 tentang Pengawasan dan Pembinaan Atasan Langsung di Lingkungan Mahkamah Agung dan Badan Peradilan Yang Berada di Bawahnya. 

Setelah pembinaan, dilanjutkan pembacaan PAKTA INTEGRITAS yang dipandu oleh Ketua dan diikuti oleh seluruh Hakim dan pegawai dengan tujuan untuk selalu menjaga komitmen Pakta Integritas yang telah ditandatangani.