logotng

Kewenangan dan Tata Cara Beracara di Pengadilan Agama Pasca Berlakunya UU Nomor 3 Tahun 2006 Tentang Peradilan Agama | Oleh Drs. H. Dalih Effendy, S.H., M.E.Sy.

Written by Fetty Fatihatun Najihah, S.H.I on .

Written by Fetty Fatihatun Najihah, S.H.I on . Hits: 109

Kewenangan Dan Tata Cara Beracara Di  Pengadilan Agama Pasca Berlakunya Uu Nomor  3 Tahun 2006 Tentang Peradilan Agama

Oleh Drs. H. Dalih Effendy, S.H., M.E.Sy.

PENDAHULUAN

            Pengadilan Agama adalah salah satu dari empat lingkungan peradilan negara yang dijamin eksistensinya dalam konstitusi, sebagai mana dimuat  dalam Pasal 24 ayat (2) UUD 1945, pada perubahan ketiga, yang berbunyi “Kekuasaan Kehakiman dilakukan oleh sebuah Mahkamah Agung dan Badan Peradilan yang berada di bawahnya dalam lingkungan peradilan umum, lingkungan peradilan agama, lingkungan peradilan militer, lingkungan peradilan tata usaha negara dan oleh sebuah Mahkamah Konstitusi”. Kekuasaan kehakiman merupakan kekuasaan yang merdeka dalam menjalankan tugasnya guna menegakkan hukum dan keadilan sebagai mana yang diatur dalam undang-undang tentang kekuasaan pokok kehakiman.

Untuk Selengkapn klik DOWNLOAD

Selamat Datang